Prev April 2016 Next
Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab
27 28 29 30 31 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
01 02 03 04 05 06 07
Berita Kurs Dollar pada hari Jumat, 08 April 2016
5 Trik Beli Tiket Liburan Murah Secara Online

Liputan6.com, Jakarta - Berlibur ke luar kota perlu dilakukan sekali-kali untuk menyegarkan pikiran Anda. Bila ingin berlibur ke tempat yang memerlukan transportasi pesawat, maka tiket perjalanan yang dipesan online menjadi pilihan banyak orang.

Untuk bisa mendapatkan tiket pesawat yang terjangkau, Anda perlu memperhatikan beberapa hal seperti situs yang menjual, pemilihan tanggal, maupun paket yang ditawarkan layanan penjual tiket.

Biasanya ada beberapa situs yang tidak hanya menyediakan tiket pesawat, namun juga sekaligus pemesanan hotel. Keduanya dipaket sehingga membuat biaya perjalanan menjadi lebih murah.

Agar tidak membuang-buang uang pada tiket perjalanan, Anda juga harus berhati-hati ketika membeli tiket secara online. Melansir dari Money Market UK, Jumat (8/4/2016) berikut adalah 5 tips yang perlu Anda ikuti saat memesan tiket untuk perjalanan secara online:

Baca Juga

  • Ini Kebiasaan Hemat Orang Sukses
  • Trik Berhemat agar Lebih Kaya Sepanjang Tahun
  • Mau Lebih Hemat? Coba Kurangi Belanja Ini

Source: liputan6.com
Simak Tips Sukses Mengajukan KPR

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Untuk memiliki rumah butuh biaya besar. Bisa saja mengandalkan tabungan untuk memiliki rumah namun membutuhkan waktu lama.

Karena itu, perlu juga bantuan dari bank lewat kredit pemilikan rumah (KPR) untuk memiliki rumah. Untuk mengajukan KPR ke bank memang ada sejumlah hal perlu diperhatikan.

Salah satunya mempersiapkan dokumen saat mengajukan KPR. Head of Transaction Banking and Home Loan PT Bank ANZ Indonesia Jacking Wijaya menuturkan, dokumen perlu disiapkan seperti dokumen identitas debitor antara lain KTP, kartu keluarga, akta cerai kalau sudah bercerai.

Kedua, dokumen berkaitan dengan penghasilan. Misalkan melampirkan slip gaji dan tabungan berjangka waktu 3-6 bulan. Bila Anda seorang pengusaha juga yang perlu disiapkan antara lain izin mendirikan perusahaan dan transaksi di perusahaan 3-6 bulan.

Baca Juga

  • 5 Alasan Bisnis Harus Go Mobile
  • UANGPEDIA: Begini Cara Agar Bank Setuju Pengajuan KPR
  • Tanyakan Lima Hal Ini kepada Bank Saat Wawancara KPR

Source: liputan6.com
Ingin Bisnis Cepat Untung? Jangan Takut Coba 5 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta - Membangun bisnis besar membutuhkan pengorbanan sangat besar, mulai dari keringat, tenaga, pikiran dan modal.

Para pengusaha hebat selalu mulai dengan mengidentifikasi fenomena atau masalah yang terjadi di tengah masyarakat, lantas mencari solusi yang kemudian berkembang menjadi usaha tersendiri.

Tentu saja, selain keahlian berbisnis, Anda juga perlu semangat kerja keras dan kemampuan menghadapi persaingan kerja di pasar. Meski dengan berbagai tantangan yang ada, setiap orang memiliki peluang untuk menjadi pengusaha besar.

Baca Juga

  • Anda Telah Gagal Jadi Bos Bila Lakukan 3 Hal Ini
  • Ini Kebiasaan Hemat Orang Sukses
  • 7 Orang Terkenal Ini Dipenjara karena Tak Bayar Pajak

Source: liputan6.com
4 Bahaya Belanja Online

Liputan6.com, Jakarta - Belanja online benar-benar telah merevolusi pola pembelian barang secara konvensional di mana para pembeli dapat dengan mudah memilih barang yang dikehendaki.

Menjamurnya situs-situs belanja online di internet juga membuat semakin banyak orang lebih memilih membeli barang secara online.

Memang benar, belanjaonline memberikan banyak sekali keuntungan. Mulai dari para konsumen yang tak perlu lelah berkeliling mencari barang hingga kemudahan memilih barang serupa dengan berbagai merek dan model berbeda.

Baca Juga

  • Kegiatan Belanja Ini Lebih Untung Pakai Kartu Kredit
  • 9 Tips Belanja Online dan Hemat
  • 4 Hal yang Bikin Orang Keranjingan Belanja Online

Source: liputan6.com
IHSG Bakal Koreksi Terbatas, Awasi 8 Saham Pilihan

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan koreksi terbatas pada perdagangan saham menjelang akhir pekan ini. Rilis data cadangan devisa Maret 2016 dinilai akan menjadi sentimen positif sehingga menahan koreksi.

Analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee menuturkan ada sejumlah sentimen yang pengaruhi laju IHSG. Dari sentimen global, pimpinan bank sentral Amerika Serikat (AS) Janet Yellen dan presiden bank sentral Eropa Mario Draghi akan memberikan pidato. Selain itu, di AS akan rilis data pengangguran.

"Kalau dari dalam negeri rilis cadangan devisa akan mendorong IHSG sehingga berpeluang naik," ujar Hans saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (8/4/2016).

Hans memperkirakan, IHSG bergerak di kisaran support 4.800-4.819 sedangkan resistance di level 4.900-4.920.

Baca Juga

  • Laju IHSG Menanti Rilis Cadangan Devisa
  • Sepi Sentimen, IHSG Turun Tipis
  • Ikuti Bursa Asia, IHSG Menguat Tipis

Source: liputan6.com
Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 per Gram

Liputan6.com, Jakarta Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 5.000 per gram menjadi Rp 569 ribu per gram pada perdagangan Jumat (8/4/2016) ini. Kemarin, harga emas Antam berada di angka Rp 564 ribu per gram.

Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 6.000 menjadi Rp 520 ribu per gram. Harga pembelian kembali ini artinya jika Anda menjual emas yang dimiliki, Antam akan membelinya di harga Rp 520 ribu per gram.

Adapun pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

 

Baca Juga

  • Harga Emas Antam Turun Rp 3.000 per Gram
  • Harga Emas Antam Hanya Turun Rp 2.000 per Gram
  • Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 7.000 per Gram

Source: liputan6.com
Saham Bank Tertekan, Bursa Asia Melemah

Liputan6.com, Tokyo - Bursa saham Asia melanjutkan tekanan ke level terendah dalam tiga minggu ini. Pelemahan dipicu sektor saham bank global tertekan.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen. Sementara itu, indeks saham Nikkei turun 1,4 persen ke posisi terendah hampir dua bulan dengan sektor keuangan di bawah tekanan. Indeks saham Jepang Topix susut 1,1 persen.

Bursa saham Australia juga melemah 1,1 persen. Indeks saham Korea Selatan tergelincir 1 persen, dan indeks saham Selandia Baru tertekan 0,6 persen.

"Ketika saham bank jatuh, dan credit default swap (CDS) meningkat maka ada sesuatu yang sedang terjadi. Indeks saham cenderung tertekan, dan akan menjadi benar-benar mengkhawatirkan," ujar Daisuke Uno, Kepala Riset Sumitomo Mitsui Bank seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (8/4/2016).

Baca Juga

  • Bursa Asia Menguat Dipicu Lonjakan Harga Minyak
  • Wall Street Seret Bursa Saham Asia ke Zona Merah
  • Harga Komoditas Bebani Wall Street 

Source: liputan6.com
KKP Minta Industri Pengolahan Ikan Rutin Laporkan Data

Liputan6.com, Jakarta - Hingga saat ini masih banyak pelaku usaha pengolahan ikan yang belum melaporkan data secara rutin terkait kebutuhan bahan bakunya. Pasalnya data ini penting untuk mengetahui kebutuhan bahan baku industri pengolahan ikan di dalam negeri.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Nilanto Perbowo, mengatakan ada sekitar 718 Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Indonesia, baik skala besar, kecil dan tradisional. Kendati demikian, baru segelintir UPI yang memberikan data produksi, kebutuhan bahan baku, dan target business plan.

"Hingga saat ini masih sangat kecil UPI atau pengusaha di sektor pengolahan ikan yang input data ke kami," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

 

Baca Juga

  • Jepang Minat Investasi Cold Storage
  • Cara Menteri Susi Kembangkan Sektor Perikanan di Indonesia
  • Langkah Pemberantasan Pencurian Ikan Terganjal

Source: liputan6.com
Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak Bakal Untungkan Sektor Saham Ini

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan terbuka sektor konsumer dan retail bakal dapat keuntungan dari rencana pemerintah menaikkan batas Penghasilan Tak Kena Pajak (PTKP) dari Rp ‎36 juta per tahun menjadi Rp 54 juta per tahun untuk pekerja lajang. Dengan kebijakan tersebut, maka daya beli masyarakat akan meningkat.

Analis ‎PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, kenaikan daya beli masyarakat akan menjadi sentimen positif dan menggerakkan saham konsumer dan retail.

"Iya, akan berdampak menaikkan daya beli masyarakat yang positif untuk sektor konsumer dan ritel," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Dia mengatakan daya beli masyarakat akan tetap meningkat kendati pendapatan negara dari perpajakan berkurang dan dikhawatirkan akan mengurangi belanja pemerintah untuk pembangunan infrastruktur serta belanja sosial.

Baca Juga

  • Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak, Negara Kehilangan Rp 18 Triliun
  • Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak Berlaku Surut di Januari 2016
  • Alasan Gaji Rp 4,5 Juta per Bulan Bebas Pajak

Source: liputan6.com
Terminal 3 Ultimate Soetta Curi Perhatian Menteri Ethiopia

Liputan6.com, Jakarta - Proyek Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta mencuri perhatian Minister of Public Enterprises Ethiopia Demitu Hambisa Bonsa. Menteri Demitu mengunjungi bandara yang ada di Tangerang, Banten ini pada Kamis kemarin.

Menteri Demitu tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 11.35 WIB dan disambut oleh Director of Commercial and Business Development PT Angkasa Pura II (Persero) Faik Fahmi.

Salah satu tujuan utama Menteri Demitu Hambisa Bonsa menyempatkan diri ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam kunjungannya ke Indonesia adalah untuk melihat secara langsung Terminal 3 Ultimate.

 

Baca Juga

  • Mimpi Dirut Angkasa Pura II Bangun Beranda Indonesia
  • Terminal 3 Ultimate Bisa Bikin Bandara Soetta Saingi Changi
  • Ini Cara Bandara Soetta Kalahkan Changi Singapura

Source: liputan6.com
Harga Minyak Dunia Merosot Ganggu Ketahanan Energi

Liputan6.com, Jakarta - Indonesian Petroleum Association (IPA) menyatakan, harga minyak dunia merosot akan membuat ketahanan energi Indonesia terganggu.

President IPA Christina Verchere mengatakan, harga minyak rendah menjadi tantangan jangka panjang untuk menyimpan minyak bagi ketahanan energi. Kegiatan eksplorasi dan produksi yang menurun membuat cadangan minyak Indonesia tak bertambah.

"Sementara, harga minyak yang rendah memicu peningkatan konsumsi," kata Verchere,  di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Namun, IPA mengapreasiasi sejumlah kemajuan dan perbaikan yang dilakukan pemerintah selama setahun terakhir, antara lain pemangkasan perizinan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Baca Juga

  • Tak Ingin Bergantung pada Minyak, Arab Siapkan Rp 26 Ribu Triliun
  • 25 Negara dengan Harga Bensin Termurah, Indonesia Urutan Berapa?
  • Harga BBM Murah, Industri Diminta Tingkatkan Produksi

Source: liputan6.com
PLN Tempuh Berbagai Cara untuk Terangi Nias

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) melakukan berbagai cara untuk mempercepat pasokan listrik kembali normal di Pulau Nias. Selain mendatangkan genset, petugas teknisi juga dikirim untuk mempercepat pengoperasian genset.

Manager Senior Public Relations Agung Murdifi mengatakan,‎ saat ini 35 petugas teknis PLN dari luar Kepulauan Nias dikerahkan untuk membantu pengoperasian genset, proteksi dan hal-hal teknis lainnya.

Saat ini PLN sedang menunggu 23 unit genset dengan total kapasitas 2.494,5 kVA yang didatangkan dari berbagai wilayah untuk mendukung kebutuhan listrik di Nias.

"Sementara itu, kami akan membagikan lampu solar cell dulu untuk mendukung penerangan di beberapa tempat ibadah agar kegiatan masyarakat dapat terbantu," ‎kata Agung, di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Baca Juga

  • PLN Sediakan Listrik Gratis untuk Masyarakat Nias
  • PLN Tambah Cadangan BBM Untuk Terangi Pulau Nias
  • Krisis Listrik Nias, YLKI Minta Pemerintah Beri Sanksi PLN

Source: liputan6.com
Operasikan Rangkaian Panjang, KAI Pensiunkan Kereta Tegal Arum

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai Senin, (4/4/2016) telah mengoperasikan kereta api dengan rangkaian panjang, yaitu Tawang Jaya dengan tujuan Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Semarang Poncol.

Pengoperasian kereta api dengan rangkaian panjang ini tampaknya kurang diimbangi dengan penambahan gerbong baru yang dilakukan PT KAI.

Akibatnya, KAI terpaksa meniadakan KA Tegal Arum yang sebelumnya memiliki jurusan Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Tegal.

"Iya mulai 4 April (KA Tegal Arum) digabung dengan ka Tawang Jaya rangkaian panjang," kata EVP Corporate Communication KAI Agus Komarudin kepada Liputan6.com, Jumat (8/4/2016).

Agus menjelaskan‎ sebelumnya KA Tawang Jaya ini hanya memiliki 10 gerbong kereta dengan jumlah gerbong penumpang sebanyak tujuh gerbong.

 

Baca Juga

  • KAI Operasikan Kereta Panjang Jurusan Surabaya dan Semarang
  • KAI Siapkan 4,4 Juta Kursi Kereta Reguler pada Mudik Lebaran 2016
  • KAI Butuh 1.000 Pegawai Baru, Minat Bergabung?

Source: liputan6.com
Menakar Keabsahan Data Panama Papers

Liputan6.com, Jakarta - Panama Papers menjadi pembicaraan hangat dalam beberapa hari terakhir. Panama Papers adalah sebutan untuk dokumen milik Mossack Fonseca, sebuah firma hukum yang berdiri di Panama, yang bocor ke surat kabar Jerman Süddeutsche Zeitung.

Surat kabar tersebut kemudian membagikan data tersebut kepada International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ). Jumlah dokumen yang bocor tersebut tak main-main, hingga 11,5 juta dokumen yang berisikan catatan keuangan perusahaan, akta pendirian perusahaan, catatan hukum dan perbincangan email.

Untuk memindahkan data tersebut memerlukan 2,6 terabyte penyimpanan komputer (computer storage). Sebagai gambaran 1terabyte dapat disimpan di 1.400 CD ROM atau 220 DVD.

Baca Juga

  • Nama Orang RI di Panama Papers Belum Tentu Pengemplang Pajak
  • Daftar Wanita yang Jadi Kedok Skandal Panama Papers
  • Menkeu: Nama di Panama Papers Ada yang Sesuai Data Ditjen Pajak

Source: liputan6.com
Tindak Kasus Pajak, Kanwil DJP Kalimantan Gandeng Polri

Liputan6.com, Balikpapan - Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara mengincar para wajib pajak yang diduga memanipulasi surat tagihan pajak (STP). 

Ditjen pajak pun melibatkan polisi untuk proses penindakan, sita, blokir hingga penahanan wajib pajak yang menggelapkan kewajiban pembayaran pajak.

"Kami akan mencari dosa wajib pajak yang paling tinggi dulu untuk memberikan efek jera pada lainnya," kata Kepala Kantor Wilayah DJP Kaltim dan Kaltara, Harry Gumelar, Jumat (8/4/2016).

Kementerian Keuangan sudah meneken perjanjian penindakan kasus pajak dengan Mabes Polri. Kantor Pajak Kalimantan Timur dan Utara mengimplementasikan kesepakatan tersebut bersama jajaran polisi di daerah.

Baca Juga

  • Target Penerimaan Rp 60 Triliun dari Tax Amnesty Sulit Tercapai
  • Presiden Jokowi Senang Banyak Pegawai Dirjen Pajak Jago Teknologi
  • Jurus Pemerintah Kejar Penerimaan Pajak

Source: liputan6.com
Akhirnya Lifting Minyak RI Capai Target

Liputan6.com, Jakarta - Data dari Kementerian ‎Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, minyak Indonesia yang terjual (lifting) telah melebihi target pada Maret 2016. Angka realisasi lifting tersebut mencetak sejarah. Beberapa tahun belakangan ini produksi minyak Indonesia tak pernah mencapai target.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan, lifting minyak sampai Maret mencapai 847 ribu barel per hari (bph) sedangkan target dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar 840 ribu bph.

"Rata-rata produksinya dari Januari sampai Maret sebesar 835 barel per hari artinya target sudah mencapai 100,6 persen," kata Wiratmaja, di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Baca Juga

  • Harga Minyak Dunia Merosot Ganggu Ketahanan Energi
  • FSRU Lampung Terima 1 Kargo LNG dari Tangguh
  • Ini Usul Indonesia dalam Pertemuan OPEC April Mendatang

Source: liputan6.com
Kenaikan Batas Penghasilan Tak Kena Pajak Sudah Sesuai

Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak menyatakan rencana Kementerian Keuangan akan menaikkan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) tidak akan berdampak signifikan pada daya beli masyarakat khususnya pekerja.

Dia menjelaskan, kenaikan batas PTKP ini sebenarnya memang harus dilakukan oleh pemerintah. Hal tersebut mengingat nilai riil mata uang mengalami penyusutan dari tahun ke tahun.

"Kenaikan ini sudah sesuai karena nilai ril uang menurun. Mungkin kalau dulu Rp 3 juta sama nilainya dengan jika kita membeli barang seharga Rp 4 juta sekarang," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Payaman mengatakan, penyesuaian ini juga diperlukan karena ada kenaikan inflasi dari tahun ke tahun. Justru jika tidak dinaikkan, lanjut dia, nilai gaji yang diterima oleh pekerja akan berkurang dan tergerus oleh pengenaan pajak penghasilan.

Baca Juga

  • Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak Bakal Untungkan Sektor Saham Ini
  • Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak Tak Pengaruhi Inflasi
  • Pengusaha: Gaji di Bawah Rp 6 Juta Harusnya Bebas Pajak

Source: liputan6.com
Cara Pemerintah Dorong Penyerapan Pekerja Lokal di Blok Masela

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah melakukan koordinasi lintas kementerian untuk mendorong pemanfaatan tenaga lokal dalam pembangunan kilang Blok Masela di Maluku.

Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmadja‎ mengatakan, pembangunan Blok Masela akan membutuhkan banyak tenaga kerja dari sisi teknis maupun non teknis. Maka dari itu, segala persiapan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) diperlukan.

Kementerian ESDM kemudian berkoordinasi dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk peningkatan kualitas SDM tersebut.

Baca Juga

  • Keterlibatan Pemda Maluku di Blok Masela Tunggu POD
  • Kilang Masela Diputuskan di Darat, Ini yang Perlu Diperhatikan
  • Konsorsium BUMN Diminta Kelola Masela Bila Investor Asing Mundur

Source: liputan6.com
Pemerintah Perlu Siapkan Kebijakan untuk Tahan Pelarian Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia terus mengalami perbaikan, dilihat dari kegiatan ekspor impor yang mencatatkan surplus sejak beberapa bulan terakhir. Ironisnya, uang dalam bentuk valuta asing, seperti dolar Amerika Serikat (AS) yang diperoleh dari Indonesia justru lari ke luar negeri.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menuturkan, pendalaman pasar yang likuid di Indonesia masih sangat jauh dari harapan. Kondisi tersebut tidak sejalan dengan peningkatan kinerja ekspor dan impor yang tercatat dalam neraca perdagangan Indonesia.

"Volume transaksi valas masih sekitar US$ 4 miliar-US$ 5 miliar per hari. Sebagian besar transaksi spot atau tunai. Jumlah ini jauh di bawah Thailand yang mencapai US$ 11 miliar dan Malaysia US$ 13 miliar per hari," ujar dia di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (7/4/2016).

Hal serupa juga terjadi di pasar uang atau money market dan pasar obligasi. Menurut Agus, rasio pasar obligasi Indonesia hanya 2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara Malaysia dan Thailand, masing-masing rasio pasar obligasinya mencapai 57 persen dan 23 persen.

Baca Juga

  • Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 1,14 Miliar di Februari
  • Terbitkan Aturan, BI Ingin Lenyapkan Transaksi Valas US$ 6 Miliar
  • Dukung Rupiah, Pertamina Pangkas 50% Transaksi Dolar AS

Source: liputan6.com
Ada Orang RI di Daftar Panama Papers yang Belum Lapor Pajak

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan telah menelusuri data dari nama-nama orang Indonesia yang terseret dalam daftar Panama Papers. Hasilnya, ada beberapa dari nama pebisnis dan politikus Indonesia yang masuk dalam daftar Panama Papers yang belum pernah melaporkan pajak atas aset maupun harta kekayaannya.

Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro usai Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan, mengatakan, bocoran 11,5 juta dokumen Panama Papers menjadi referensi Ditjen Pajak untuk memeriksa atau menginvestigasi lebih dalam nama-nama tersebut.

"Ada sebagian nama yang kita cek memang punya akun di luar negeri yang belum pernah dilaporkan," tegas Bambang saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (7/4/2016).

Baca Juga

  • Pemerintah Siapkan Instrumen Tampung Uang WNI Kembali ke RI
  • KEIN: Terapkan Tax Amnesty, RI Harus Tiru Italia
  • Tax Amnesty Bisa Bikin Uang Orang RI `Pulang Kampung`

Source: liputan6.com
Kemenkeu, BI dan OJK Jalin Kerja Sama Perdalam Pasar Keuangan RI

Liputan6.com, Jakarta - Pasar keuangan Indonesia sangat jauh tertinggal dibanding negara-negara Asia sehingga menimbulkan keterbatasan dana dalam rangka mendukung pembangunan nasional. Tiga instansi keuangan tertinggi kompak mendorong pengembangan dan pendalaman pasar keuangan Indonesia supaya menjadi pusat dunia.

Penandatanganan nota kesepahaman Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan untuk Mendukung Pembiayaan Pembangunan Nasional dilaksanakan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo saat Konferensi Pers mengungkapkan, forum kerja sama ini diharapkan dapat membuat pasar keuangan Indonesia lebih dalam, likuid, dan efisien. Dengan begitu, pasar keuangan nasional dapat menyamai, bahkan mengungguli negara lain.

"Kami ingin mengejar ketertinggalan pendalaman pasar keuangan dibanding beberapa negara setara di Asia. Kami ingin Indonesia jadi menjadi pusat pasar keuangan dunia, seperti Singapura dan Hong Kong," jelasnya di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (7/4/2016).

Indonesia, kata Agus, harus mempunyai pasar keuangan yang tahan terhadap gejolak supaya bisa mendukung ketersediaan dana yang berkesinambungan untuk pembangunan. Di samping itu, ada alternatif pembiayaan pembangunan dari pendalaman pasar keuangan, tidak melulu didanai dari perbankan yang porsinya mencapai 72 persen.

Baca Juga

  • Tiongkok Siapkan Kebijakan Guna Stabilkan Pasar Keuangan
  • Dana Investor Asing Masuk ke Pasar Keuangan RI
  • ‎Suku Bunga Tinggi Jadi Penghalang Perkembangan Pasar Modal RI

Source: liputan6.com
Menteri Susi: Industri Galangan Kapal RI Sering Dilecehkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memastikan akan terus mendorong industri galangan kapal Indonesia terus meningkatkan kapasitas dan kualitasnya. Misi mengembalikan kejayaan maritim menjadi salah satu alasannya.

Dalam acara peluncuran kapal pengawas perikanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (8/4/2016), Susi‎ menceritakan hasil kunjungannya ke beberapa negara. Dia mengaku kerap mendapatkan omongan dari pengusaha asing yang meragukan kemampuan industri galangan kapal Indonesia.

"Galangan kapal Indonesia sering dilecehkan bahwa tidak mampu mencukupi kebutuhan kapal dalam negeri. Lebih baik kita impor bahan kapal daripada kita impor kapalnya," kata Susi di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Padahal, Susi melihat, apa yang dimiliki Indonesia saat ini baik perusahaan galangan kapal atau sumber daya manusia, sudah cukup mampu memenuhi kebutuhan kapal dalam negeri. Namun, peningkatan kualitas dan kapastian harus tetap dilakukan.

Baca Juga

  • Cegah Maling Ikan, Menteri Susi Luncurkan Kapal ORCA
  • Perairan Nusantara Jadi Kuburan Kapal Asing Pencuri Ikan
  • Langkah Pemberantasan Pencurian Ikan Terganjal

Source: liputan6.com
Ini Hunian Seharga Rp 200 Juta Dekat Kawasan Industri MM2100

Liputan6.com, Jakarta - Pasar hunian pekerja tetap menjadi incaran pengembang. Salah satunya ISPI Group yang meluncurkan hunian berkonsep cluster namun dengan harga Rp 200 jutaan di Grand Mutiara Gading, Bekasi. Cluster Atlanta ini berlokasi dekat kawasan industri MM2100 dengan akses strategis antara kawasan Cibitung dan Bekasi Timur.

ISPI akan memasarkan cluster Atlanta dengan menggunakan sistem NUP (nomor urut pemesanan) karena tingginya minta konsumen. Sistem NUP memang sudah lama dijalankan sejumlah developer, termasuk ISPI Group untuk membatasi membludaknya konsumen yang berminat.

Komisaris Utama ISPI Group, Preadi Ekarto menjelaskan, dengan sistem penjualan NUP, calon konsumen membayar tanda jadi terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor. Sehingga konsumen akan mendapatkan prioritas untuk memilih kaveling pada saat launching. "Tentunya dengan harga lebih murah dari harga setelah peluncuran perdana," ungkap Preadi kepada Liputan6.com, Jumat (8/4/2016).

Baca Juga

  • Agung Podomoro Pasarkan Cluster Hunian Baru di Batam
  • CitraGarden City Malang Pasarkan Dua Cluster
  • Metland Menteng Luncurkan Cluster Victoria Tahap 2

Source: liputan6.com
Kapan Gaji ke-14 Buat PNS Bisa Cair?

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) belum bisa memastikan waktu yang tepat untuk membayar gaji ke-14 untuk tahun anggaran 2016 bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kepastian pembayaran gaji ke-14 menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman ‎menjelaskan, keputusan pembayaran gaji ke-14 tergantung pencairan anggaran dari Kementerian Keuangan. "Belum. Tunggu saja perkembangan," katanya kepada Liputan6.com,Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Baca Juga

  • Gaji ke-14 PNS Cair di Tahun Ajaran Baru, Ini Kata Kemenkeu
  • Pemerintah Siap Bayar Gaji ke-14 PNS Pertengahan Tahun Ini
  • Pemerintah Diminta Menaikkan Gaji dan Tunjangan PNS

Source: liputan6.com
Jokowi Minta Kepala Daerah Kendalikan Inflasi

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para kepala daerah hasil pilkada serentak ke Istana Negara. Dalam pengarahan yang diberikan, ia meminta agar kepala daerah turut berjuang mengendalikan inflasi.

"Harusnya pertumbuhan ekonomi pada angka 5, sementara inflasi pada angka 3, maka masyarakat akan untung. Jadi, kendalikan karena itu kunci agar masyarakat mudah membeli barang. Pertumbuhan ekonomi harus di atas inflasi," kata Jokowi, Jumat (8/4/2016).

Agar inflasi bisa dijaga dalam persentase yang rendah, Jokowi berharap para kepala daerah dapat menggunakan dengan optimal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mencontohkan agar dana tersebut dipakai untuk belanja pembangunan.

Baca Juga

  • Presiden Jokowi Pangkas Anggaran di 60 Kementerian dan Lembaga
  • 8 Pembangkit Energi Baru Terbarukan Diresmikan Presiden Jokowi
  • Jokowi Ingin 200 Startup Baru RI Lahir Setiap Tahun

Source: liputan6.com
Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak, Menkeu Cari Akal Tambal APBN

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutar otak untuk menutup penurunan penerimaan pajak dalam anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2016 akibat kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari Rp 3 juta per bulan menjadi Rp 4,5 juta per bulan. Pemerintah sebelumnya memastikan penerimaan pajak yang hilang karena kebijakan ini sekitar Rp 18 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dapat mencari penerimaan pajak dari sumber lain, terutama menyisir Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Badan yang selama ini tidak melapor dan membayar kewajibannya dengan benar.

"Bisa kita tutup (penerimaan pajak). Kita akan cover di pemeriksaan WP Orang Pribadi, perusahaan asing yang tidak pernah bayar pajak 10 tahun, ekstensifikasi buat WP yang belum pernah terdaftar, dan lainnya," terang Bambang di Jakarta, Jumat (7/4/2016).

Baca Juga

  • Kenaikan Batas Penghasilan Tak Kena Pajak Sudah Sesuai
  • Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak Tak Pengaruhi Inflasi
  • Gaji Rp 4,5 Juta Bebas Pajak, Langkah Pemerintah Dongkrak Ekonomi

Source: liputan6.com
Ini Daftar Terbaru 50 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia

Liputan6.com, Jakarta - Wanita tak bisa dipandang sebelah mata. Saat ini hal yang lumrah bila seorang wanita bisa menjalankan bisnis dan mencapai kesuksesan. Bahkan, wanita juga bisa menjadi sosok yang paling berpengaruh.

Majalah Forbes baru merilis daftar terbaru pebisnis wanita paling berpengaruh di Asia. Ada pendatang baru sebanyak 27 orang. Ada juga nama-nama yang dulu pernah mengisi daftar, tapi kini tak lagi muncul sebagai pebisnis paling berpengaruh di Asia.

Itu karena ekonomi global terus berfluktuasi dan bergerak tak pasti. Nama-nama dalam daftar tidak diurutkan berdasarkan ranking.

 

Baca Juga

  • 5 Pria Tampan di Daftar Orang Terkaya Dunia Versi Forbes
  • 10 Jajaran Orang Kaya Termuda Dunia Versi Forbes
  • Sukses di Usia Muda, 17 Pemuda Indonesia Ini Masuk Daftar Forbes

Source: liputan6.com
Ini Daftar Terbaru 50 Wanita Pebisnis Paling Berpengaruh di Asia

Liputan6.com, Jakarta - Wanita tak bisa dipandang sebelah mata. Saat ini hal yang lumrah bila seorang wanita bisa menjalankan bisnis dan mencapai kesuksesan. Bahkan, wanita juga bisa menjadi sosok yang paling berpengaruh.

Majalah Forbes baru merilis daftar terbaru pebisnis wanita paling berpengaruh di Asia. Ada pendatang baru sebanyak 27 orang. Ada juga nama-nama yang dulu pernah mengisi daftar, tapi kini tak lagi muncul sebagai pebisnis paling berpengaruh di Asia.

Itu karena ekonomi global terus berfluktuasi dan bergerak tak pasti. Nama-nama dalam daftar tidak diurutkan berdasarkan ranking.

 

Baca Juga

  • 5 Pria Tampan di Daftar Orang Terkaya Dunia Versi Forbes
  • 10 Jajaran Orang Kaya Termuda Dunia Versi Forbes
  • Sukses di Usia Muda, 17 Pemuda Indonesia Ini Masuk Daftar Forbes

Source: liputan6.com
Begini Penampakan Penjara Tua yang Disulap Jadi Hotel Mewah

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi negara yang sangat aman membuat banyak penjara di Belanda menjadi terbengkalai tak berpenghuni. Selama 10 tahun terakhir, 25 penjara bahkan ditutup lantaran tak lagi kedatangan narapidana baru.

Melansir laman Business Insider, Jumat (7/4/2016), salah satu penjara tua yang bangunannya sudah tak terpakai lagi akhirnya disulap menjadi hotel mewah dan berhasil menarik banyak wisatawan. Hotel Arresthuis awalnya adalah bangunan penjara yang dibuka pada 1863 dan ditutup pada 2007.

Setelah berdiri selama 144 tahun sebagai penjara tua, bangunan tersebut kini kembali berpenghuni. Total 105 sel kemudian diubah menjadi 40 kamar hotel mewah di mana halaman penjara menjadi tempat makan yang menyenangkan.

Hotel Het Arresthuis berlokasi di Roermond, sekitar 100 mil dari Amsterdam. Hotel tersebut terdiri dari 40 kamar yang tersebar di tiga lantai. Setiap kamar dilengkapi dengan Air Conditioner (AC) dan free wifi.

Sang pengembang, grup hotel Van der Valk, memutuskan untuk tetap menggunakan pintu penjara yang asli guna memelihara sejarah bangunan tersebut. Di antara 40 kamar terdapat empat ruangan paling mewah dengan sebutan unik, yaitu, The Lawyer, The Judge, The Director dan The Jailer.

Ruangan di hotel ini pun cukup unik. Ada kamar yang dirancang memiliki suhu ruangan yang hangat, dan sebaliknya, ada juga yang dingin. Beberapa interior ruangan juga didominasi warna abu sesuai dengan warna asli cat penjara.

Para tamu dapat membayar US$ 200 per malam untuk menikmati sensasi menginap di hotel bekas penjara tua tersebut. Para tamu juga dapat memilih desain mana yang nyaman untuknya mengingat setiap kamar memiliki nilai historis masing-masing. (Sis/Ndw)


Source: liputan6.com
Produksi Minyak Lapangan Banyu Urip Capai Target

Liputan6.com, Jakarta - Produksi ‎minyak Lapangan Banyu Urip telah menembus 170 ribu barel per hari (barrel of oil per day/BOPD) pada Maret 2016. Pencapaian itu di atas dari angka yang diproyeksikan sebesar 165 ribu barel per hari.

Direktur Utama ‎PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Adriansyah‎ mengatakan, ada produksi tersebut maka produksi minyak Lapangan Banyu Urip sekitar 20 persen produksi nasional.

"Peak-nya 165 ribu BOPD, walaupun berapa hari ini kita sudah capai 170 ribuan kita harapkan peak produksinya adalah 3 tahun POD awal. Tapi ada kemungkinan peak akan naik lagi akan bertambah panjang tergantung nanti," kata dia, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Pengembangan lapangan Banyu Urip meliputi 5 kegiatan Engineering, Procurement dan Costruction (EPC). EPC 1 meliputi Central Processing Facility telah mencapai 98,90 persen, EPC 2 meliputi Onshore Export Pipeline (72 km) telah mencapai 100 persen.

 

Baca Juga

  • Produksi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu Meningkat 130 Ribu BPH
  • Lifting Minyak Tembus 1,94 Juta Barel Hingga Semester I
  • Harapan Pembekuan Produksi Memudar, Harga Minyak Merosot

Source: liputan6.com
Di Mata Dunia, Indonesia Kalah Terkenal Dibanding Thailand

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Thomas Lembong menyatakan Indonesia perlu memperbaiki sistem penamaan (merek) untuk produk-produk nasional. Langkah tersebut dilakukan karena selama ini banyak negara di dunia yang ternyata belum kenal dengan Indonesia.

Dia mengatakan, selama menjabat sebagai Menteri Perdagangan, dirinya banyak melakukan kunjungan ke berbagai negara di dunia. Hasilnya, banyak masyarakat di negara lain yang belum kenal dengan Indonesia dan produk-produknya. "Selama 7 bulan ini saya keliling dunia, tapi sayangnya Indonesia justru tidak dikenal," ujar dia di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Baca Juga

  • Mendag Lembong: Aturan Jangan Sulitkan Ekonomi Kreatif
  • ‎Ini Trik Mendag Thomas Lembong Kejar Ketertinggalan RI
  • Soal Perdagangan, Mendag Lembong Paling Takut pada Vietnam

Source: liputan6.com
Tol Cipali Beri Diskon hingga 30 Persen, Selengkapnya Cek di Sini

Liputan6.com, Jakarta - PT Lintas Marga Sedaya (LMS), pengelola jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), telah memberlakukan program diskon hingga 30 persen untuk truk Golongan II-V. Program diskon ini mulai berlaku pada Jumat (8/4/2016) pukul 06.00 WIB pagi tadi dan berakhir pada 8 Mei 2016 pukul 06.00 WIB.

Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya Hudaya Arryanto mengatakan program diskon ini diharapkan dapat meningkatkan animo pengemudi truk untuk memanfaatkan jalan Tol Cipali yang dapat memberikan efisiensi waktu dan bahan bakar.

Baca Juga

  • Dorong Transaksi Non-Tunai, BCA Gandeng Pengelola Tol Cipali
  • Persiapan Matang, Arus Balik Tol Cipali Lancar
  • Antisipasi Arus Balik, Petugas Tol Cipali Bertambah 40%

Source: liputan6.com
DJP Periksa Pajak Google hingga Twitter, Ini Kata Mendag

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong mendukung langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang akan memeriksa pajak sejumlah perusahaan internet raksasa yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain Google, Twitter, Facebook, dan Yahoo.

"Saya kira Pak Menteri Keuangan dan Menteri Komunikasi dan Informasi itu kan berfokus pada raksasa-raksasa daripada e-commerce seperti Google, Facebook dan sebagainya," ujar dia di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Dia menjelaskan perusahaan internet asing, terlebih yang berkapasitas besar, sudah seharusnya taat membayar pajak di negara tempatnya beroperasi.

Hal ini sebagai wujud keadilan terhadap perusahaan internet lokal yang skalanya terbilang kecil dan menengah.

"Jangan sampai tidak fair terhadap pelaku-pelaku domestik. Karena memang salah satu tantangan kita dengan e-commerce adalah mereka bisa pasang website di mana saja. Mereka bisa beroperasi di mana saja, tapi masih menjangkau pasar kita. Sementara kita kan sudah pasti beroperasi dalam negeri. Jadi jangan sampai tidak ada keseimbangan," tutur dia.

Baca Juga

  • Perusahaan Raksasa Teknologi Tak Bayar Pajak, Ini Sanksinya
  • Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Periksa Facebook hingga Google
  • Di Silicon Valley, Makan Gratis Pun Kena Pajak

Source: liputan6.com
OPINI: Panama Papers, Salahkah WNI Taruh Uang di Luar Negeri?

Liputan6.com, Jakarta - Pertanyaan sederhana dan sekaligus menjadi judul tulisan ini terkait dengan maraknya pemberitaan baru-baru ini di berbagai media lokal dan luar negeri tentang Panama Papers, dokumen sebuah firma hukum, Mossack Fonseca, yang berada di Panama dan bocor ke publik.  

Dokumen tersebut berisi daftar nama klien firma hukum tersebut yang meliputi sejumlah pemimpin negara, bintang film, politikus, pengusaha, dan bintang olahraga terkenal serta berbagai kalangan orang-orang superkaya yang menyimpan uang, investasi, maupun mendirikan perusahaan di negara-negara yang tergolong sebagai surga pajak (tax haven).

Mereka diduga menghindari pajak di negaranya. Bahkan, Perdana Menteri Islandia, David Gunnlaugsson, yang namanya tercantum dalam Panama Papers mendadak sontak mengundurkan diri dari jabatannya. Diberitakan bahwa sejumlah 2961 nama terdiri atas orang dan perusahaan Indonesia juga masuk dalam daftar.

Menaruh Uang di Luar Negeri

Jika ada yang bertanya apakah salah orang Indonesia menaruh uang di luar negeri, jawaban singkatnya adalah jelas tidak ada yang salah. Secara normatif menyimpan uang, berinvestasi, atau mendirikan perusahaan di luar negeri adalah lazim dalam dunia usaha dan tidak ada larangan.

 

Baca Juga

  • OPINI: Menjawab Provokasi Tiongkok di Laut Natuna
  • OPINI: Kereta Api Cepat yang Memang Perlu Cepat-cepat
  • OPINI: Menanti Gebrakan Indonesia di Era 5G dan 6G

Source: liputan6.com
Brasil Laporkan RI ke WTO, Begini Tanggapan Mendag

Liputan6.com, Jakarta - Brasil mengadukan Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) terkait dengan aturan impor daging sapi. Kebijakan yang diterapkan Indonesia soal impor tersebut dinilai diskriminatif.

Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan Thomas Lembong menyatakan sengketa perdagangan di dunia internasional merupakan hal yang wajar. Namun semuanya bisa diselesaikan melalui jalan perundingan maupun langkah hukum.

Baca Juga

  • Peternak Lokal Tolak Impor Daging Sapi dari India
  • Mendag: Sistem Zonasi dalam Impor Sapi Tak Langgar UU
  • Antisipasi Lebaran, Pemerintah Bakal Impor Daging dari Australia

Source: liputan6.com