Prev Desember 2015 Next
Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab
29 30 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 01 02
03 04 05 06 07 08 09
Berita Kurs Dollar pada hari Kamis, 03 Desember 2015
IHSG Berpeluang Naik, Simak Delapan Saham Pilihan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi dapat menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini asal ditopang dari nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, IHSG kembali berkonsolidasi pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Potensi kembali menggapai level resistance 4.608 dinilai masih cukup kuat selama level support dapat terjaga kuat di level 4.511.

"Efek dari nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih cukup mempengaruhi pergerakan IHSG. Ditambah faktor penantian akan berita rencana kenaikan suku bunga bank sentral AS dan rilis data ekonomi dalam negeri. IHSG berpotensi kembali menguat," ujar William dalam ulasannya, Kamis (3/12/2015).

Baca Juga

  • Investor Asing Lepas Saham, IHSG Melemah 11 Poin
  • Ikuti Bursa Asia, IHSG Dibuka Turun Tipis 5,08 Poin
  • Angka Inflasi Masih Menjadi Pendorong Penguatan Rupiah

Source: liputan6.com
Posisi Rupiah Melemah ke 13.845 per Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih cenderung tertekan pada perdagangan Kamis pekan ini. Hal itu dipengaruhi sentimen eksternal terutama data ekonomi Amerika Serikat (AS) membaik sehingga menaikkan harapan kenaikan suku bunga bank sentral AS.

Mengutip data Bloomberg, Kamis (3/12/2015), rupiah dibuka melemah 46 poin menjadi 13.826 per dolar AS dari penutupan perdagangan Rabu 2 Desember 2015 di level 13.780. Rupiah sempat sentuh level 13.844 per dolar AS pada pukul 11.10 WIB. Kini rupiah bergerak di kisara 13.808-13.862 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) rupiah melemah 88 poin ke level 13.845 per dolar AS dari posisi 2 Desember 2015 di kisaran 13.757 per dolar AS.

Baca Juga

  • The Fed Isyaratkan Suku Bunga AS Naik Bulan Ini
  • Harga Minyak Jatuh di Bawah US$ 40 per Barel
  • BI Terus Cermati Kebijakan Bank Sentral Lain

Source: liputan6.com